Social Media & Campaign7 menit baca

Strategi Promosi di Instagram, Facebook, dan TikTok untuk Pemula

Punya produk bagus tapi tidak tahu harus promosi di mana? Setiap platform punya karakter yang berbeda. Memahami perbedaannya akan membantu kamu menjangkau lebih banyak pelanggan tanpa buang waktu.

Instagram: Visual + Story

Instagram adalah platform visual. Pelanggan di sini menilai produk dari foto dan video, bukan teks panjang.

Yang works:

  • Foto produk yang estetik dan konsisten
  • Instagram Story behind-the-scenes (proses packing, testi pelanggan)
  • Reels 15-30 detik yang menunjukkan produk dalam aksi
  • Carousel post (tips + produk di slide terakhir)
  • Yang tidak works:

  • Foto buram atau gelap
  • Posting terlalu sering (3-5x per minggu cukup)
  • Cuma jualan tanpa kasih value
  • Tips khusus: Gunakan link di bio untuk taruh link landing page produkmu. Setiap post, arahkan ke link di bio.

    Facebook: Komunitas + Iklan

    Facebook masih powerful untuk jualan, terutama lewat Grup dan Facebook Ads.

    Yang works:

  • Join grup jual-beli yang relevan dengan produkmu
  • Post di grup dengan gaya organik (bukan iklan kasar)
  • Facebook Ads untuk retarget orang yang sudah kunjungi landing page
  • Marketplace untuk jangkau lokal
  • Yang tidak works:

  • Spam di banyak grup sekaligus
  • Iklan tanpa testing audience
  • Caption terlalu panjang tanpa format
  • Tips khusus: Facebook Ads bisa sangat efektif kalau audience-nya tepat. Mulai dari budget kecil (Rp 20rb/hari) dan test beberapa variasi iklan.

    TikTok: Organic Reach + Viral

    TikTok punya organic reach paling besar saat ini. Satu video bisa viral tanpa iklan sepeser pun.

    Yang works:

  • Video pendek (15-60 detik) yang authentic, tidak over-produced
  • Tutorial singkat cara pakai produk
  • "Pack an order" video (satisfying dan build trust)
  • Trending sound + angle produk
  • Yang tidak works:

  • Video panjang lebih dari 1 menit
  • Hard selling di setiap video
  • Kualitas video rendah banget (minimum pencahayaan cukup)
  • Tips khusus: Post 1-2x per hari di TikTok. Algoritma TikTok menyukai konsistensi. Jangan takut untuk coba beberapa format — lihat mana yang perform.

    Strategi lintas platform

    Tidak perlu aktif di semua platform sekaligus. Mulai dari 1 platform, kuasai, lalu ekspansi.

  • Baru mulai? Fokus di TikTok (organic reach terbesar).
  • Sudah ada audiens? Tambah Instagram untuk build brand.
  • Punya budget iklan? Facebook Ads untuk retarget.
  • Gunakan Campaign di Ordio untuk publish konten ke banyak channel sekaligus dari satu dashboard.

    Pelajari lebih lanjut tentang cara jualan online dari nol.

    Siap mulai jualan online? Daftar Gratis di Ordio dan buat landing page produkmu dalam hitungan menit.

    Kalau kamu ingin publish konten ke banyak platform sekaligus, coba Campaign di Ordio — gratis selama beta.

    InstagramFacebookTikTokpromosisocial media

    Siap mulai jualan online? Daftar Gratis di Ordio dan buat landing page produkmu dalam hitungan menit.

    Daftar Gratis

    Artikel terkait