Strategi Promosi di Instagram, Facebook, dan TikTok untuk Pemula
Punya produk bagus tapi tidak tahu harus promosi di mana? Setiap platform punya karakter yang berbeda. Memahami perbedaannya akan membantu kamu menjangkau lebih banyak pelanggan tanpa buang waktu.
Instagram: Visual + Story
Instagram adalah platform visual. Pelanggan di sini menilai produk dari foto dan video, bukan teks panjang.
Yang works:
Yang tidak works:
Tips khusus: Gunakan link di bio untuk taruh link landing page produkmu. Setiap post, arahkan ke link di bio.
Facebook: Komunitas + Iklan
Facebook masih powerful untuk jualan, terutama lewat Grup dan Facebook Ads.
Yang works:
Yang tidak works:
Tips khusus: Facebook Ads bisa sangat efektif kalau audience-nya tepat. Mulai dari budget kecil (Rp 20rb/hari) dan test beberapa variasi iklan.
TikTok: Organic Reach + Viral
TikTok punya organic reach paling besar saat ini. Satu video bisa viral tanpa iklan sepeser pun.
Yang works:
Yang tidak works:
Tips khusus: Post 1-2x per hari di TikTok. Algoritma TikTok menyukai konsistensi. Jangan takut untuk coba beberapa format — lihat mana yang perform.
Strategi lintas platform
Tidak perlu aktif di semua platform sekaligus. Mulai dari 1 platform, kuasai, lalu ekspansi.
Gunakan Campaign di Ordio untuk publish konten ke banyak channel sekaligus dari satu dashboard.
Pelajari lebih lanjut tentang cara jualan online dari nol.
Siap mulai jualan online? Daftar Gratis di Ordio dan buat landing page produkmu dalam hitungan menit.
Kalau kamu ingin publish konten ke banyak platform sekaligus, coba Campaign di Ordio — gratis selama beta.