Tips Bisnis Online5 menit baca

Cara Menentukan Harga Produk yang Tepat untuk Jualan Online

Menentukan harga produk adalah salah satu keputusan tersulit dalam berjualan. Harga terlalu mahal? Sepi order. Harga terlalu murah? Untung tipis, capek tapi tidak berkembang.

Berikut cara menentukan harga yang tepat supaya tetap kompetitif dan tetap untung.

Langkah 1: Hitung biaya pokok

Sebelum menentukan harga jual, hitung dulu semua biaya:

  • Harga beli/grosir dari supplier
  • Ongkos kirim dari supplier ke kamu (kalau ada)
  • Packaging (kotak, bubble wrap, dll)
  • Ongkir dari kamu ke pelanggan
  • Biaya platform (marketplace fee, dll)
  • Contoh:

  • Harga beli: Rp 15.000
  • Ongkir ke saya: Rp 2.000
  • Packaging: Rp 1.000
  • Biaya pokok total: Rp 18.000
  • Langkah 2: Tentukan margin keuntungan

    Margin adalah persentase keuntungan dari harga jual. Untuk produk online, margin 30-50% adalah standar yang wajar.

  • Margin 30%: Harga jual = Rp 18.000 / (1 - 0.30) = Rp 25.700 → bulatkan ke Rp 26.000
  • Margin 50%: Harga jual = Rp 18.000 / (1 - 0.50) = Rp 36.000
  • Pilih margin sesuai jenis produk. Produk fashion biasanya bisa margin lebih tinggi (40-60%). Produk kebutuhan sehari-hari margin lebih tipis (20-30%).

    Langkah 3: Cek harga kompetitor

    Buka marketplace (Shopee, Tokopedia) dan cari produk sejenis. Catat:

  • Harga termurah
  • Harga rata-rata
  • Harga termahal
  • Kamu tidak harus yang termurah. Tapi harus masuk di range yang wajar. Kalau harga kamu 2x lipat dari kompetitor, pastikan ada value tambahan yang jelas (kualitas lebih baik, bonus lebih banyak, layanan lebih cepat).

    Langkah 4: Gunakan harga psikologis

    Harga psikologis membuat harga terasa lebih murah:

  • Rp 49.000 terasa lebih murah dari Rp 50.000
  • Rp 99.000 terasa lebih murah dari Rp 100.000
  • Rp 149.000 terasa lebih murah dari Rp 150.000
  • Gunakan angka ganjil di akhir. Ini psikologi sederhana yang works.

    Langkah 5: Test dan sesuaikan

    Harga bukan keputusan sekali seumur hidup. Test:

  • Naikkan harga 10% → lihat apakah order masih masuk
  • Turunkan harga 10% → lihat apakah volume naik
  • Bandingkan: mana yang hasilkan lebih banyak total untung?
  • Kadang harga lebih mahal justru menghasilkan lebih banyak untung karena volume order yang cukup.

    Tips tambahan

  • Jangan saling perang harga. Kalau semua kompetitor turun harga, kamu juga turun → semua rugi.
  • Komunikasikan value, bukan harga. "Produk ini premium, bahan tebal" lebih baik dari "Murah!"
  • Gunakan compare price. Di landing page, tampilkan harga coret (Rp 59.000) dan harga diskon (Rp 39.000). Ini memberi kesapan diskon yang menarik.
  • Pelajari lebih lanjut tentang tips meningkatkan penjualan online.

    Siap mulai jualan online? Daftar Gratis di Ordio dan buat landing page produkmu dalam hitungan menit.

    Kalau kamu ingin punya landing page produk sendiri tanpa ribet, coba Ordio — gratis selama beta.

    harga produkpricingstrategi bisnisjualan online

    Siap mulai jualan online? Daftar Gratis di Ordio dan buat landing page produkmu dalam hitungan menit.

    Daftar Gratis

    Artikel terkait